Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 24 jam dari Lagos Nigeria akhirnya pada hari Sabtu malam tanggal 1 Maret 2008 jam 20:30 pesawat Emirates Airline EK-344 mendarat dengan mulus di bandara Soekarno Hatta.
Perjalanan kali ini sungguh lain dari biasanya, selain merupakan perjalanan terakhir dari Nigeria, juga merupakan titik awal untuk memulai kehidupan baru sebagai orang yang full TDA.
Kepulangan ke Jakarta kali ini juga ditandai oleh hal-hal istimewa yang lain dari biasanya.
Beberapa hari sebelum berangkat, di Bonny Island tempat bermukim saya di Nigeria sedang "diserang" oleh cuaca buruk berupa "harmattan" (kabut dari pasir halus) yang tidak memungkinkan adanya penerbangan, tiba-tiba hanya dua hari menjelang keberangkatan kabut tersebut lenyap sehingga saya bisa berangkat sesuai jadwal!
Setiba di Soekarno Hatta semua proses untuk keluar dari bandara berjalan sangat lancar, mulai dari antrian di loket imigrasi yang biasanya memakan waktu tidak kurang dari setengan jam ternyata hanya berlangsung tidak sampai belasan menit!
Begitu juga proses terlama yang selama ini selalu terjadi yaitu menunggu keluarnya koper, biasanya bisa satu jam atau lebih tapi kali ini tidak sampai 15 menit koper sudah keluar!
Semoga pengalaman-pengalaman positif ini merupakan pertanda baik atas niat saya resign dan akan memulai hidup baru sebagai seorang wirausaha.
Yang tak kalah istimewa kali ini adalah adanya "penyambutan" yang luar biasa di bandara Cengkareng!
Selain keluarga tercinta, juga turut menjemput sedulur-sedulur TDA Joglo yang selama ini hanya kenal dan berkomunikasi melalui internet yaitu Mas Bambang Triwoko, Mas Harmanto, Mas Anto, Mas Bayu dan Mas Thomas Genthong, luar biasa, bahkan Mas Bams dan Mas Thomas sengaja datang dari Jogya khusus untuk acara penjemputan ini!
Rasanya hilang sudah semua rasa capek setelah menempuh perjalanan lebih dari 10 ribu mil!
Dengan kedatanganku ke Jakarta maka menjadi lengkaplah anggota BAHARA Corporation!
Rasanya seperti mimpi ketemu langsung dengan Mas Harmanto dan Mas Bams, langsung akrab seakan-akan sudah kenal bertahun-tahun sebelumnya!
Rasanya masih pengen ngobrol panjang lebar dengan poro sedulur di bandara tetapi waktu telah semakin larut malam sehingga pertemuan yang cukup seru dan hangat hanya bisa berlangsung belasan menit saja.
Matur nuwun sedulur-sedulur semua atas sambutan yang begitu hangat, semoga segala kebaikan anda semua mendapatkan balasan yang setimpal.